Satgas Kodam I/BB Pulihkan Sekolah Terdampak Banjir di Tapsel, Siswa Kembali Belajar Normal

    Satgas Kodam I/BB Pulihkan Sekolah Terdampak Banjir di Tapsel, Siswa Kembali Belajar Normal

    Tapanuli Selatan – Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan bergerak cepat memulihkan SDN 100723 Aek Ngadol Sitinjak, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, pascabanjir yang merendam lingkungan sekolah, Jumat (13/2/2026). Langkah ini dilakukan guna memastikan aktivitas belajar mengajar kembali berjalan normal.

    Personel Satgas dari Kodim 0212/Tapanuli Selatan bersama Yon TP 901/TS melaksanakan pembersihan material lumpur yang menutup halaman dan fasilitas sekolah akibat terjangan arus banjir. Seluruh area dibersihkan secara gotong royong hingga lingkungan sekolah kembali tertata rapi dan siap digunakan.

     

    Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap menegaskan bahwa TNI AD melalui Satgas Gulbencal berkomitmen mempercepat pemulihan pascabencana, khususnya pada fasilitas pendidikan yang menjadi prioritas agar proses belajar siswa tidak terganggu.

    “Kami memastikan fasilitas pendidikan segera difungsikan kembali agar anak-anak dapat belajar dengan aman dan nyaman, ” tegasnya.

     

    Dengan pulihnya SDN 100723, para siswa kini dapat kembali bersekolah secara normal. Kehadiran Satgas Gulbencal menjadi bukti nyata komitmen TNI AD membantu masyarakat bangkit pascabencana serta menjaga keberlangsungan pendidikan di wilayah terdampak. (Dispenad)

    tapanuli selatan
    Ahmad Rohanda

    Ahmad Rohanda

    Artikel Sebelumnya

    Brimob Polda Sumut Gelar Edukasi dan Trauma...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Prabowo dan Menteri Keamanan Tiongkok Bahas Stabilitas Kawasan
    Sony Sonjaya: BGN Dorong Penguatan Industri Peternakan untuk Ketahanan Pangan dan Perbaikan Gizi
    Unhas Makassar Dorong Gizi Anak Lewat Dapur Bergizi Gratis
    Dr. Hendri: DNA Partai Politik Harus Dibangun dengan Pendekatan Kesejahteraan, Teknologi Informasi dan Artificial Intelligent
    Abdullah Rasyid: Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

    Ikuti Kami